Makna Tahun Baru Masehi Menurut Islam
Makna Tahun Baru Masehi Menurut Islam -Kita tahu pasti setiap orang jika datangnya tahun baru atau malam pergantian tahun. Orang-orang didunia pasti akan merayakannya. Misalnya saja di Negara Indonesia, masyrakat yang ada di Indonesia merayakannya dengan acara bakar ayam,bakar ikan, bakar jagung dan ditambah dengan kembang api . Tahu tidak menurut Om Wikipedia Tahun baru adalah suatu perayaan di mana suatu budaya merayakan berakhirnya masa satu tahun dan menandai dimulainya hitungan tahun selanjutnya. Budaya yang mempunyai kalender tahunan semuanya mempunyai perayaan tahun baru. Hari tahun baru di Indonesia jatuh pada tanggal 1 Januari karena Indonesia mengadopsi kalender Gregorian, sama seperti mayoritas negara-negara di dunia.
Namun bagi anda yang beragama islam, bolehkan merayakannya? Tahun baru tidak termasuk salah satu hari raya Islam sebagaimana ‘Iedul Fitri, ‘Iedul Adha ataupun hari Jum’at. Bahkan hari tersebut tergolong rangkaian kegiatan hari raya orang-orang kafir yang tidak boleh diperingati oleh seorang muslim.
Seorang muslim yang ikut-ikutan merayakan tahun baru akan tertimpa banyak keburukan, diantaranya:
- Merupakan salah satu bagian dari orang-orang kafir yang tidak mengakui adanya tuhan yang maha esa dan Muhammad utusan allah SWT.
- Melakukan amal ketaatan seperti dzikir, membaca Al Qur’an, dan sebagainya yang dikhususkan menyambut malam tahun baru adalah pebuatan bid’ah yang menyesatkan.
- Ikhtilath (campur baur) antara pria dan wanita seperti yang kita lihat pada hampir seluruh perayaan malam tahun baru bahkan sampai terjerumus pada perbuatan zina merupakan suatu kegiatan setan yang nyata.
- Pemborosan harta kaum muslimin, karena uang yang mereka keluarkan untuk merayakannya (membeli makanan, bagi-bagi kado, meniup terompet dan lain sebagainya) adalah sia-sia di sisi Allah subhanahu wa ta’ala. Serta masih banyak keburukan lainnya baik berupa kemaksiatan bahkan kesyirikan kepada Allah.
Oleh karena itu islam mengajarkan dalam pergantian yahun hendaknya dilakukan kegiatan yang biasa-biasa saja sebagaimana pergantian bulan ke bulan yang lain. Semoga kita semua senantiasa selalu di lindungi oleh allah swt, amiiin...
Post by : Catatan Kecil Milik Ku

nice artikel gan!
BalasHapusnice post gan :)
BalasHapusbetul banget gan...
BalasHapusmampir balik ya gan di blog ane tobadak.com
baru tau ane sob, oia keempat keburukan d atas bisa sobat jelaskan lbih detail sumbernya darimana?
BalasHapusdari al-qur'an atau manusia sendiri yg membuatnya?
klo menurut hemat ane sob, perayaan tahun baru kn cuma bakar kmbang api, bakar ayam, ikan, jagung, itu aja. saya rasa tidak ada unsur haram di dalamnya.
dan dibalik prayaan tahun baru ini pst smw org brdoa pada allah swt, smoga ditahun ini lbih baik drpd tahun sblumnya.
saya rasa sah-sah saja :)
-keep sharing-
Terimakasih atas kunjungan anda. Oke saya akan jawab : Seperti yang di jelaskan di atas bahwa tahun baru masehi merupakan hari raya orang kafir. Jadi jika anda merayakannya maka anda termasuk orang kafir apaun bentuk perayaannya mau bakar ikan, jagung, bakan kembang api. Masih mending dengan hal tersebut coba anda lihat di luar sana banyak orang2 yang merayakannya dengan hal yang negatif seperti perta miras dll.
HapusDalil keharamannya ada 2 (dua); Pertama, dalil umum yang mengharamkan kaum muslimin menyerupai kaum kafir (tasyabbuh bi al kuffaar). Kedua, dalil khusus yang mengharamkan kaum muslimin merayakan hari raya kaum kafir (tasyabbuh bi al kuffaar fi a’yaadihim).
kurang sependapat mas bro,terutama nomer 2,
BalasHapuskalau melakukan amal ketaatan seperti dzikir, membaca Al Qur’an itu adalah ibadah jika kita di niatkan karena allah, tapi yang jadi masalahnya KALAU DI TUJUKAN UNTUK MENYAMBUT MALAM TAHUN BARU ITU HUKUMNYA BID'AH gan.
HapusKitakan muslim sedangkan tahun baru masehi adalah hari raya orang orang kafir. Jadi ibaratkan mengaji dan berbuat amal di tujukan untuk hari natal kan gak boleh, begitu juga dengan melakukan amal ketaatan seperti dzikir, membaca Al Qur’an itu adalah ibadah jika kita di niatkan untuk tahun baru.
makasih gan udah dikasih tau maknanya hehe
BalasHapusterima kasih
BalasHapusmakasih ya gan untuk infonya semoga tambah sukses aja.
BalasHapusinfonya menarik baik untuk di simak
BalasHapussuplemen pelangsing badan
Semua itu tidak lepas dari peran para kyai para Uztads bagaimana mengajak umatnya untuk tidak merayakan tahun Baru kalau memang itu dianggap Haram, saya kira muslim yang ikut menyambutnya niatnya atau nawaitunya tidak sampai kearah sana, global saja berfikir jangan gampang mengkafirkan saudara sendiri hanya karena tahun Baru, . . . . dan mari kita sama2 membesarkan tahun baru kita tahun Hijriah
BalasHapusmakasih gan infonya dan salam sukses
BalasHapusmakasih gan buat infonya dan semoga bermanfaat
BalasHapusbagus bos artikelnya dan menarik
BalasHapusmantap sob infonya dan salam sukses selalu
BalasHapusok mantap mas buat infonya dan salam kenal
BalasHapus